gudangbola.com

Kontroversi Tekel Horor Barkley atas Henderson

Kontroversi Tekel Horor Barkley atas Henderson

Kontroversi Tekel Horor Barkley atas Henderson – Jamie Carragher dan Gary Neville mengklaim bahwa gelandang Everton, Ross Barkley layak menerima kartu merah langsung, menyusul tekel horor yang dia lakukan terhadap kapten Liverpool, Jordan Henderson di derby Merseyside, Selasa (20/12) dini hari.

Dalam bentrokan yang berlangsung di Goodison Park tersebut, Gol yang dicetak Sadio Mane di masa injury time menjadi penentu kemenangan Liverpool untuk mengamankan tiga poin bagi tim besutan Jurgen Klopp. Hasil tersebut menghantar The Reds naik ke posisi 2 klasemen sementara Liga Premier Inggris, terpaut 6 poin dibelakang pemimpin klasemen, Chelsea.

Salah satu pembicaraan utama dalam bentrokan dua rival sekota tersebut, adalah tentang keputusan wasit, Mike Dean yang hanya menghadiahkan kartu kuning kepada Barkley setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Henderson.

Henderson ketika diwawancarai Sky Sports usai pertandingan, mengatakan: “Saya tahu Ross dengan baik. Dia anak yang baik dan kami adalah teman baik. Saya pikir bahwa dia hanya terlambat ketika melakukan tekel.”

“Setelah pertandingan ia meminta maaf. Untungnya bahwa saya baik-baik saja. Tekel itu sedikit terlambat, tetapi Anda akan menerima hal seperti ini dari lawan dalam permainan derby,” tambah Henderson.

Sementara itu, Carragher dan Neville yang berbicara kepada Monday Night Football setelah pertandingan, keduanya sepakat bahwa Barkley harusnya menerima kartu merah langsung karena tekel tersebut.

“Dia seharusnya langsung dikeluarkan. Wawancara Jordan Henderson setelah itu adalah fantastis, yang menunjukkan bagaimana seharusnya reaksi dari seorang pemain yang benar-benar profesional. Ini kartu merah, itu tekel yang mengejutkan,” kata Carragher.

Lantas, Neville menambahkan: “Itu merupakan sebuah wawancara brilian dari Henderson. Itu tekel yang menjijikkan dan itu bisa patah kaki.”

“Agar adil, dia mengatakan bahwa Ross meminta maaf kepadanya dan memang demikian. Lupakan fakta bahwa mereka rekan di Inggris. Mereka seharusnya tidak melakukan tekel, bukan hanya karena mereka bermain bersama-sama untuk Inggris, tetapi itu merupakan tekel yang sangat nakal.

“Ini kartu merah dan wasit harusnya tahu, yang mana merupakan tekel yang paling berbahaya,” pungkas Neville.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below